Cinta adalah kecenderungan tabiat kepada sesuatu yang menyenangkan.
Jika kecenderungan itu menjadi teguh dan kuat,

Ia dinamakan kerinduan.

Kerinduan itu terus meningkat hingga pencinta menjadi budak bagi kekasihnya.

Ia akan memberikan segala yang dimilikinya untuk kekasihnya.
(Mukasyafah al-Qulub)

Aku coretkan sebuah puisi tentang peritnya rasa rindu, semoga terhibur membacanya.

Sungguh perit merindu,
Malam terjaga,
Siang terlena,

Sungguh perit merindu,
Diam merapu,
Riuh membisu,

Sungguh perit merindu,
Akal tertidur,
Nafsu melayar,

Sungguh perit merindu,
Kecerdikan berhamba,
Kebodohan bernahkoda,

Sungguh perit merindu,
Jauh ternanti,
Dekat tercari,

Sungguh perit merindu,
Bukan kepalang mampu menyeru,
Bukan kepalang mampu menyertu,

Betapa perit rasa itu,
Akan tetapi……
Keperitan itu tidak mendatangkan apa-apa.

Berwaspada dengan rasa rindu,
Bentuk ia agar tidak berlebih-lebihan dalam sesuatu,
Melainkan pada Yang Satu.

PENSEL KAYU
29/1/2017
1:36 PM

BILIK

 

Sharing is caring!



Leave a Reply


SIGN INTO YOUR ACCOUNT CREATE NEW ACCOUNT

Your privacy is important to us and we will never rent or sell your information.

×
CREATE ACCOUNT ALREADY HAVE AN ACCOUNT?

 
×
FORGOT YOUR DETAILS?
×

Go up